- 05 Des 2025
OTOSTAR.ID - Seratus orang dari komunitas balap, yang sebagian besar pembalap, perally, offroadade hingga co-driver jadoel hadir melayat ke pemakaman Nuri Salmun di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2024) pagi hari ini.
Iya, teman, sahabat, kolega hingga keluarga, mengiringi pemakaman perally senior (time reli) dan penggiat motorsport roda empat ini sekira pukul 10.00 WIB, tadi pagi.
Suasana haru terjadi, saat pemakaman Nurie Salmun yang dikenal sebagai sosok yang ramah, mudah bergaul dan baik kepada semua orang, dimasukkan ke liat lahat, peristirahatan terakhirnya.
Diantara mereka, banyak tak berkuasa menahan mata air, menangisi, kehilangan penggiat motorsport yang tidak pernah mengeluh dan terakhir tercatat sebagai anggota Komisi Slalom Olahraga Mobil IMI Pusat tersebut.
Tampak hadir dalam pamakaman itu, yang jarang hadir pada acara-acara resmi dan merupakan sahabat lama mendiang Nurie Salmun.
Tidak hanya dari kalangan wisata reli (time reli), tetapi juga dari cabang olahraga off road, gokart, balap mobil, balap motor dan lain-lain.
Diantarnya ada Arif “Surip” Indiarto, Harry Sanusi, Tonny Sudarsono, Didi Hardianto, Irmawan Cebol, Farid Sungkar, Kapten Mamat, Bobo Aprilianto, Icay Rizal Novandi, Bambang Sudirja.
Irwan Rachim, Sigit Widyanto, Syamsul BS, M Herkusuma, Heru Haerudin, Gerry Rosanto, Deden Kusumabagja, Ginanjar Menak Pastika, Ade Ramadhan, Pramurahadjo hingga Rio Sarwono.
Hal ini membuktikan bahwa almarhum Nurie Salmon memang banyak disayang oleh rekan rekannya.
STEWARD SLALOM DI ANCOL
Nurtjahja Salmun namun lebih akrab dengan Nurie Salmun berpulang ke Rahmatullah pada Senin (13/5/2024) sekira pukul 14.00 WIB di kediamannya, Tebet Timur, Jakarta Selatan.
Diduga almarhum terkena serangan jantung. Pasalnya, pada Sabttu (11/5/2024) saat bertugas sebagai Steward event Slalom di Carnaval Ancol Jakarta Utara, sempat mengeluh ulu hati dan sakit dada.
“Gue mesti ke dokter jantung apa paru-paru ya, Bul?,” tanya almarhum Nurie Salmun kepada sahabatnya Andry “Abul” SA.
Bahkan pada hari Minggu, juga masih datang ke Carnaval Ancol sebagai steward lengkap dengan baju putih berlogo IMI. Namun esok harinya, Senin siang, Nurie Salmonum dipanggil Sang Ilahi.
Selamat jalan bang Nurie Salmon. Semoga lancar menuju garis finish di Surga.(**)