- 05 Des 2025
OTOSTAR.ID - Kuartet driver dan co driver Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) kembali mencetak prestasi membanggakan. Yakni pada event offroad racing paling fenomenal dan menantang Score Baja 1000 di semenanjung California, Mexico, 14-16/11/2025.

Mengandalkan Toyota Fortuner yang telah diupgrade untuk menempuh Race Mile (RM) 1000 mile (sekitar 1600 km), dengan mayoritas gurun, skuad TGRI terdiri-dari Tb Adhi, Ikuo Hanawa (driver), Soememiya dan Toshio Obara (co-driver) berhasil menembus finish.
Fortuner Toyota Gazoo Racing Indonesia menembus finish line Minggu (16/11/2025) pukul 22.40 waktu Meksiko
Iya, pembalap TGRI berkolaborasi dengan TCD Asia Pacific Indonesia yakni Ikuo Hanawa dengan co-driver Toshio Obara berhasil menjadi finisher pada Minggu (16/11/2025) pukul 22.40 waktu Mexico.
"Iyaa betul kita kena overtime, tapi mobil tetep kita bawa sampe finish. Jadi kita menjadi finisher di Score Baja 1000 kali ini," ungkap Dimitri Fitra Ditama.
"Basicnya, mobil Toyota Fortuner kuat dan andal sampe finish. Namun di perjalanan, gardan belakang kena batu besar. Jadi ada retak yang bikin mobil harus berhenti beberapa kali sampai bisa diperbaiki. Kita sempat kehilangan banyak waktu di situ," terang Dimitri.
TCD Asia Pacific Indonesia menjadi salah satu sponsor utama
Antri Panjang ke Finish Gate
Sementara itu, pembalap TGRI, Tb Adhi menyebutkan bahwa Toyota Fortuner TGRI berhasil finish dan peringkat ke-3 di kelas Stock Production Car.
Alat navigasi
"Alhamdulillah, kita bisa finish. Finisher ke-3 di kelas Stock Production Car," ujar Tb Adhi yang merupakan tahun keduanya berlaga di event offroad racing gurun legendaris itu.
Terkait overtime, Tb Adhi menjelaskan itu terjadi di bagian ujung banget trek.
Pembagian tugas mengemudikan Toyota Fortuner antara Tb Adhi dan Ikuo Hanawa
"Antri panjang karena banyak yang stuck di lumpur (mobil balap 2WD banyak stuck karena hujan deras). Mobilnya pun keikutan kepater. Tapi yang sudah sampai situ berhak menuju finish gate," beber Tb Adhi yang pekan lalu baru saja memastikan sebagai juara nasional RC3 Kejurnas Sprint Rally 2025.
Mobil Terhenti 5 Kali
Ini yang bikin lama, tutur Tb Adhi, kami sempat terhenti 5 kali. "Total kami kehilangan waktu sekitar 4 jam. Karena oli gardan belakang bocor. Diff guardnya hancur, gardan terus dihajar batu," papar Tb Adhi.
Dari kiri Tb Adhi, Ikuo Hanawa dan Soememiya
Dua baut 3RD member sampai patah. Saking daruratnya karena kehabisan oli gardan, sampai kami isi pake engine oil. Bahkan brake fluid saat pitstop perbaikan terakhir, kita las mati.
"Jadi, Toyota Fortuner dalam bertarung di World Desert Race paling brutal ini hanya terkendala pada rear diff leaking, selebihnya masih tegap berdiri," tegas Tb Adhi.
Toyota Fortuner andal dan tangguh mengarungi ganasnya medan Score Baja 1000
Mendapat Perhatian Offroader Lain
Yang menggembirakan, lanjut Tb Adhi, banyak offroader lain yang memerhatikan performa kita di trek dan mereka memuji karena kita memiliki skill dan speed yang bagus.
"Khusus buat gw, juga banyak yang mendatangi dan bertanya tentang offroad racing di Indonesia seperti apa. Mereka sangat apresiasi dengan kemampuan di trek," buka Tb Adhi.
Medan sangat menantang, namun masih lebih manusiawi
Tb Adhi menyebutkan bahwa ia bergantian mengemudikan Toyota Fortuner TGRI dengan Ikuo Hanawa pembalap senior Jepang. "Betul, gw sama Hanawa-san sama-sama bertugas nyetir masing-mading 500 miles," kata Tb Adhi.
Overall, lanjut Tb Adhi, tidak ada masalah krusial selama mengikuti event Baja 1000 di Mexico kali ini. "Gardan belakang oli-nya rembes boleh dibilang bukan masalah besar. Akibat gardan skid plate protectornya lepas, lalu tanpa protektor tersebut si gardan langsung terhajar hajar batu."
Hadiah ulang tahun terindah Obara san yang jatuh pada 16 November
Insiden tersebut di RM 869. "Itu pas bagian Hanawa yang nyetir dengan co-driver Obara-san. jadi gw udah di luar mobil, lagi nunggu di chase car," tambahnya.
Target Finish Tercapai
Toshio Obara mengatakan bahwa target finish yang dicanangkan sejak tahun lalu akhirnya tercapai meski sempat overtime.

Pemilihan Score Baja 1000 juga dirasa tepat karena meski secara jarak tempuh dua kali lipat dibanding Score Baja 500 yang diikuti TGRI tahun lalu, masih ada rute yang lebih manusiawi.
Toyota Fortuner terbukti kuat dan bisa diandalkan di ajang Score Baja 1000
"Kami tidak pernah menyerah, menghadapi medan seberat apa pun, termasuk yang di Score Baja 1000. Kami memiliki kendaraan andal, driver dan co driver yang telah teruji. Dan, kami bisa menaklukkannya kali ini," bangga Obara san, yang merasa mendapat hadiah ulang tahun mengesankan.
Tahun lalu, skuad TGRI yang sama berlaga di Score Baja 500. Namun penampilan perdana tersebut belum berhasil finish, karena treknya yang keras dan sangat menantang. (wan)