- 13 Sep 2026
OTOSTAR.ID - Sebuah mobil offroad bernomor lambung 97 melaju kencang di lintasan Sirkuit Purangga Park, Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (12/5/2024).
Bak anak panah yang lepas dari busurnya, trek yang cukup ekstrim di special stage (SS) 2 kejuaraan IMI x IOF Challenge 2024 berhasil ditaklukkannya.
Namun siapa sangka, seseorang yang duduk di balik kemudi beserta navigatornya itu adalah seorang wanita. Ya, mereka adalah kakak beradik Prasyamita Adila Sujarwo dan Rafika Fahra Rosa Anindyta.
Meski sangar di lintasan offroad namun keduanya ternyata juga moncer di akademis masing-masing.
Myta, sapaan akrab Prasyamita, bernyanyi offroader saat ini sedang menimba pendidikan di Universitas Diponegoro Semarang. Wanita berparas ayu itu memilih jurusan Tekhnik Geologi dan saat ini memasuki semester ke-4.
Sementara Rafika, sang kakak, adalah sarjana ekonomi lulusan Universitas Negeri Malang, Jawa Timur.
“Keduanya itu sangat pendiam, masing-masing juga terhitung pandai sejak sekolah dasar sampai saat ini dan selalu mendapat rangking di sekolahnya. Awalnya saya dan istri juga bingung, kenapa pilih olahraga offroad,” buka Kokok Sujarwo, ayah keduanya.
Kokok menambahkan jika Myta mulai menggeluti belantara offroad sejak usia 11 tahun dan mulai bermain di kompetisi baik Kejurda maupun Kejurnas offroad pada usia 16 tahun.
“Mulainya dari CR-an (Country Road), lama-kelamaan mulai minta dibikinkan mobil untuk main di kompetisi offroad. Mamanya sempat berhenti juga namun akhirnya luluh setelah saya beri pengertian,” imbuh Kokok.
“Pertama ikutan sih lumayan ngeri, apalagi kalau ketemu trek-trek yang ekstrim. Tapi setelah klontang (terbalik) sekali dan waktu aman ya gaspol lagi,” timpal Myta.
Sudah banyak sekali gelar yang berhasil disandang Myta di kejuaraan offroad Tanah Air. Terakhir, pasangan driver-co driver Myta dan Rafika mampu menyabet podium ke-4 kelas G1 gelaran IMI x IOF Challenge 2024 di Sirkuit Purangga Park Kebumen, Jawa Tengah.
Istimewanya Myta adalah satu-satunya offroader wanita dari 37 peserta. “Ke depan, saya akan mengikuti seri Kejurnas yang rencananya digelar sebanyak 3 putaran."
Yah, untuk target, Myta bilang mudah-mudahan bisa 5 besar. “Tapi belum tahu juga mau tetap main di kelas G1 atau G3. Soalnya ayah sudah bikin lagi mesin Cherokee buat kelas G3,” kekeh Myta.
Wuiiihhh...(rinto)